Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Laksanakan Rapat Evaluadi Coklit, Irene Buyung Apresiasi Kinerja 621 Pantarli di Kabupaten Minut

Terbit:

Manado, Lintasutara.com — KPU Minahasa Utara melaksanakan Rapat Evaluasi Coklit dan Laporan Penggunaan Aplikasi E-Coklit untuk Pilkada Serentak Tahun 2024, Selasa (9/7/2024) di Hotel Sentra Minut.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari tanggal 9 sd 10 Juni 2024 dengan peserta Ketua PPK, Anggota PPK dan PPS Divisi Data.
Hadir narasumber dari Bawaslu, Dinas Dukcapil, Jurnalis sekaligus Pegiat Pemilu serta Polres Minahasa Utara dalam rakorev Coklit ini.

Komisioner KPU Divisi Perencanaan Pendataan dan Informasi Ireine Buyung saat diwawancarai menyampaikan, KPU Kabipaten Minahasa  Utara (Minut) sudah selesai melaksanakan coklit di 131 desa di sepuluh Kecamatan.

“Kemari sudah 169.538 yang sudah di coklit, setelah ini kami lakukan rapat evaluasi untuk mempersiapkan data-data yang akan kami susun dalam daftar pemilih sementara,” Ujar Irene Buyung.

Tahapannya memang masih panjang sampai denga DPT nanti pada 21 Sebtember 2024.

Baca Juga:

“Tentu saja kami memberikan apresiasi setinggi tingginya bagi 621 pantarli yang sudah melaksanakan tugas kerja mereka melaksanakan coklit yang satu bulan, meteka dapat menyeledaikan dalam waktu 12 hari,” ucab Irene.

Irene berharap, selesainya kegiatan ini, teman-teman PPK, PPS maupun Pantarli dapat juga menyelesaikan tugas mereka dalam mempersiapkan laporan hasil coklit dan juga daftar pemilih hasil pemutahiran, untuk menuju daftar pemilih sementara dan DPT.

(Ardy)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Regina Toasyana Sinedu: Suara Muda dari Perbatasan yang Menembus Dunia Diplomasi

Profil

Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Kembali Diperiksa Kejati Sulut

Daerah

Kasus Dana Bencana Gunung Ruang Sitaro, Kajati Sulut: Saya Pastikan Ada...

Daerah

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Terkini