Sitaro, Lintasutara.com – Kepala Badan Intelejen Negara Daerah Sulawesi Utara (Kabinda Sulut), Brigjen TNI Raymond M Butarbutar melakukan kunjungan ke pulau Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Kedatangannya kali untuk memberikan bantuan bagi korban bencana erupsi gunung api Ruang yang terjadi pada 17 April dan 30 April lalu.
“Kabinda Sulawesi Utara datang di pulau Tagulandang dengan membawa bantuan kemanusiaan berupa bahan makanan dan pakaian, mudah-mudahan meringankan beban masyarakat Tagulandang,” jelasnya saat ditemui usai penyerahan bantuan, Selasa (14/05).
Terkait dengan informasi hoaks yang meresahkan masyarakat Tagulandang, Kabinda Sulut menghimbau, agar masyarakat lebih mempercayai informasi yang disampaikan oleh pihak yang berkompeten sehingga tidak termakan dengan isu-isu hoaks.
“Saya menghimbau kepada masyarakat terdampak untuk lebih mendengar himbauan-himbauan dari PvMBG, atau dari BPBD, pemerintah setempat yang punya kewenangan,” imbaunya.
“Dan tidak usah mendengar berita-berita hoaks seperti itu sehingga menimbulkan keraguan silakan bertanya kepada pemerintah setempat sehingga tidak terpengaruh dengan isu-isu yang tidak jelas itu,” lanjutnya.

Sementara itu Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro, Joickson Sagune saat ditemui di Posko Pengungsian Kampung Apengsala menyampaikan, terima kasih atas bantuan dari Kabinda Sulawesi Utara.
Namun lanjutnya, terkait jumlah bantuan secara rinci kami belum bisa menyampaikan hal itu dikarenakan masih dalam proses pendataan.
“Kabinda tadi sudah mengawal bahkan mengantar secara langsung ketempat ini dan secara rinci saat ini masih dalam pendataan dan akan kami share tapi yang paling banyak itu bantuan beras kurang lebih 1,7 ton dan ada juga bantuan lain,” jelasnya.
Baca Juga: Status Gunung Ruang Turun ke Level Siaga, Potensi Erupsi Masih Bisa Terjadi
Ditanya terkait langkah pemerintah daerah menyikapi informasi hoaks yang meresahkan masyarakat di tengah kondisi saat ini. Sagune mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan pihak Kepolisian.
“Kita juga telah menyampaikan kepada pihak Kepolisian supaya ada penindakan secara tegas kepada pihak-pihak yang secara sengaja menyampaikan berita-berita yang meresahkan,” jelasnya sembari menyampaikan agar masyarakat lebih percaya pada informasi yang disampaikan oleh pemerintah daerah. (Boni)
