Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Tanggap Darurat Bencana Pemda Sitaro Liburkan Aktifitas Belajar

Terbit:

Sitaro, Lintasutara.com – Pasca letusan gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) pemerintah daerah (Pemda) menetapkan masa tanggap darurat bencana Selama 14 hari.

Ini tentu berpengaruh terhadap aktivitas belajar di wilayah terdampak khususnya di Kecamatan Tagulandang. Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Sitaro, Denny Kondoj mengungkapkan akan meliburkan aktivitas belajar mengajar selama masa tanggap darurat.

“Kami telah meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sitaro, khususnya di pulau Tagulandang ini meliburkan anak-anak karena memang sudah tidak kondusif dan efesien untuk proses belajar mengajar dan kebanyakan anak-anak berada di lokasi pengungsian,” jelasnya, Minggu (21/04) di Lokasi Pengungsian Kampung Apengsala.

Tanggap Darurat
Salah satu anak di lokasi pengungsian sedang menerima pengobatan dari tim dokter TNI-AD (Foto : Bonny)

Meski demikian, Pemda Sitaro tetap akan mengupayakan agar proses pendidikan bagi anak-anak di lokasi pengungsian akan tetap di lakukan.

“Nantinya tetap akan kami jajaki dengan dinas terkait dan tenaga yang profesional melakukan pembelajaran di lokasi pengungsian,” jelasnya.

Baca Juga:

“Langka Ini juga pernah di lakukan saat bencana erupsi di gunung Karangetang pulau Siau waktu lalu,” lanjutnya.

Selain itu, trauma healing juga akan menjadi perhatian Pemda sitaro terhadap anak-anak di camp pengungsian.

“Terutama secara spesifik menghilangkan trauma mereka dalam menghadapi pergumulan bencana ini,” tandasnya.

(Bonny)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Kasus Dana Bencana Gunung Ruang Sitaro, Kajati Sulut: Saya Pastikan Ada...

Daerah

Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Kembali Diperiksa Kejati Sulut

Daerah

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Refleksi Hari Kartini: Juita Baraming, Perempuan Sangihe yang Menata Harapan Lewat...

Sangihe

Terkini