Sangihe, Lintasutara.com – Jalanan Kota Tahuna sepanjang Lapangan Santiago hingga Pasar Trikora dipenuhi masyarakat.
Hal ini dipicu ratusan meter atraksi seni budaya yang beraksi dalam karnaval; giat pembuka Sangihe Art Festival, Jumat (05/05/2023).
Mulai dari Marching Band 3 sekolah; masing – masing SMP Katolik Tahuna, SMA 1 Tabukan Utara hingga tamu spesial SMA 1 Tomohon.
Dilanjutkan dengan barisan Ungke – Momo Sangihe, Musik Rebana, hingga rombongan tarian adat Gunde, Alabadiri, Upase, hingga Salo menjadi tontonan seru bagi masyarakat Tahuna.

Tak mengherankan hal inipun diabadikan masyarakat baik lewat ponsel maupun kamera hingga sorakan-sorakan penyemangat.
“Helatan ini tentu saja sangat menghibur kita semua,” ujar Michael, salah satu warga yang bisa dijumpai Lintasutara.com.
Bagi dia, kegiatan seperti ini seperti punya warna tersendiri lantas menarik kehadiran sebegitu banyak masyarakat.
“Tentu saja kita berharap helatan-helatan seperti ini menjadi agenda tetap untuk terus meramaikan kota Tahuna sekaligus memperkenalkan seni dan budaya Sangihe. Kami memberi apresiasi khusus bagi para penyelenggara,” kuncinya.
(Gr)
