Manado, Lintasutara.com — Danlantalam VIII Manado Laksamana Pertama TNI Nouldy Tangka Menyerahkan 114 Ayam hasil tangkapan dugaan ilegal dari Filipina, Minggu (29/5/2022) di Mako Lantamal VIII Manado.
Penyerahan Ayam dugaan ilegal tersebut dihadiri oleh para pejabat TNI AL, perwakilan KSOP dan Kasat Reskrim Polresta Manado.
Dalam Press Confrens tersebut Danlantamal VIII Laksamana Pertama TNI Nouldy Tangka menyampaikan, Tim Second Fleet Quick Respon (SFQR 8) Lantamal VIII bersama KSOP Manado melaksana operasi imbangan terkait penemuan senjata atau cipta kondisi dari Intelejen Lantamal VIII.
“Sesuai Instruksi dari Pimpinan untuk melaksanakan operasi patuh cipta kondisi, kami bekerjasama dengan stekholder yang lain memeriksa KM Barselona dan menemukan 114 ekor ayam diduga berasal dari Filipina. Kenapa diduga karena didalam tubuh ayam ini terdapat cip,” ujar Laksamana Pertama TNI Nouldy Tangka.
Selanjutnya Barang bukti tersebut dibawa ke Mako Lantamal VIII untuk selanjutnya sesuai prosedur diserahkan ke pihak kepolisian.
“Untuk pemilik ayam ini tidak kita temukan, namun pendalamannya kita serahkan kepada pihak kepolisian,” ucap Nouldy tangka
Untuk hukuman atau pemberatan terhadap penangkapan ini yaitu adanya pelanggaran undang-undang no 17 tahun 2006 tentang kepabeanan.
Nouldy juga menambahkan, TNI AL khususnya bersama Stekholder lainnya akan melaksanakan operasi imbangan untuk mengantisipasi barang-barang ilegal dari luar.
“Sekarang ini pelabuhan yang berada di wilayah kerja Lantamal VIII melaksanakan operasi rutin atau bersifat spontanitas atau dadakan untuk mengurangi penyuludupan sekaligus efek jerah apabila terjadi sangat merugikan negara khususnya diwilayah kerja Lantamal VIII Manado,” pungkasnya.
(Ardy)
