Travelling, Lintasutara.com – Waroeng Kopi Rumah Tua Tondano, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, bisa menjadi salah satu pilihan untuk menambah koleksi aktivitas wisata kuliner Anda.
Rumah tua, yang dijadikan warung kopi ini, diyakini telah berdiri sejak tahun 1896, yakni pada saat jaman penjajahan kolonial Belanda.
Waroeng Kopi Rumah Tua terletak di Jl. Wawalintoan, Rerewokan, Tondano Utara. Nah, jaraknya kurang lebih 5,2 km dari Bundaran Tataaran 1 dengan waktu tempuh kira-kira 10 menit.
Dengan menggunakan Google Maps, akan lebih mudah buat Anda menemukan tempat ini.
Apa yang menarik dari Waroeng Kopi Rumah Tua Tondano?
Mampir ke warung kopi ini bisa menjadi salah satu pengalaman menyenangkan. Tampak kondisi fisik rumah seperti jaman Belanda, dengan perkakas rumahan tua dan hiasan tradisional, serasa membawa nuansa tempo dulu.
Selain itu, bangunan lain di teras rumah kopi tersebut menampilkan foto-foto tempo dulu, mulai dari foto kota hingga foto pahlawan.
Nuansa alam dengan pepohonan di sekeliling ikut menambah daya tarik tempat rumah kopi ini.
Baca Juga: Mengenal Kedai Kopi Tertua di Tahuna, Kedai Tradisional Perbatasan
Pemilik Waroeng Kopi Rumah Tua Tondano, Sanniy Posumah, kepada awak media ini mengatakan warung kopi sebetulnya baru dibuka sekitar empat tahun yang lalu. Namun untuk rumah tua sudah berdiri selama lebih dari 100 tahun.
“Usianya (waroeng kopi rumah tua) kira-kira sudah 120-an tahun,” kata Sanniy.
Meskipun namanya “waroeng” kopi, sang pemilik juga menyuguhkan aneka ragam makanan, khususnya makanan tradisional, seperti sagu, ubi, onde-onde dan lain-lain.
Apalagi, tidak ketinggalan menu makanan khas masyarakat Sulawesi Utara, yakni bubur Manado atau Tinutuan.
Buat kamu yang penasaran tentang Waroeng Kopi ini, tonton Liputan Lintasutara TV.
(am)
