Kangiden : Guru Tua Layak Jadi Pahlawan

Terbit:

Manado, Lintasutara.com – Hampir seluruh warga pulau sulawesi, ketika menyebut nama guru tua sudah pasti akan mengingat sosok “Al-Habib Idrus bin Salim Al-Jufri”.

Perjuangannya dalam dunia pendidikan, terlebih membangun dan membina mental dinilai tak sebanding dengan nominal apapun. Hingga kini, nilai perjuangannya berbuah pada ratusan ribu bahkan jutaan santri yg masih menimba ilmu atau jebolan dari pondok pesantren Al-Khairaat.

Sekelumit cerita diatas, menjadi nukilan bagi pimpinan Sanggar Seni Simphony Fahmi Rahmat Kangiden, yang merasa sudah selayaknya sosok Habib Idrus yang sering dikenal dengan sebutan guru tua ini menjadi tokoh bahkan bisa ditahbiskan sebagai pahlawan nasional.

“Sangat sulit untuk berjuang, membina dan mempertahankan konsistensi dalam mendidik. Guru tua adalah panutan bahkan kerendahan hati dan konsistensinya dalam membina akhlak takkan bisa tergantikan,” ujar ketua komunitas driver online

Baca Juga:

(Redaksi)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Breaking News: Kejaksaan Negeri Sangihe Tetapkan DP Tersangka CSR Bank SulutGo

Sangihe

Puskesmas Kisihang Disorot, Fasilitas Kesehatan dan Layanan Posyandu Dipersoalkan

Sitaro

Kelangkaan Pertalite di Sitaro Berlarut, Pemerintah Diminta Tak Sekadar Berkoordinasi

Sitaro

Pengunjung Bukalapak Anjlok Sebelum Marketplace Tutup di Awal 2025, Simak Datanya

Nasional

HUT ke-81 RI, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Transformasi Pelayanan

Nasional

Terkini