Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Oma Alpiah Terharu Dapat Surprise HUT Ke- 85

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Suasana perayaan Natal kelahiran Yesus Kristus di Kabupaten Kepulauan Sangihe terasa begitu sederhana, tak seramai biasanya. Hal inipun dirasakan di kediaman Oma Alpiah Makasebape, perempuan kelahiran Tamako 25 Desember 1963.

Hari ini, Sabtu (25/12/2021) kurang lebih pukul 14.00 Wita, Oma yang lebih dikenal sebagai pengasuh Ade Irma Suryani Nasution, anak Jenderal A. H Nasution yang menjadi korban keganasan peristiwa kelam 30 September 1965 lalu ini dikejutkan dengan kedatangan Komandan Kodim (Dandim) 1301/Sangihe Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin, ketika dirinya asik bercengkrama dengan komunitas Visual Secret.

Kedatangan orang nomor satu Kodim 1301/Sangihe bersama istrinya Ny. Fenny Sormin inipun membuat oma senang, terutama karna berkesempatan berbincang ringan terkait masa lalunya ditengah keluarga militer Jenderal A. H Nasution dan istrinya Johana Sunarti serta kedua anak – anak sang Jenderal, Yanti dan Irma.

Kue HUT Sederhana Untuk Oma Alpiah

Nyatanya, hari ini adalah hari ulang tahun (HUT) Oma yang ke- 85. Memang bukan acara megah yang digelar Dandim 1301/Sangihe dan Komunitas Visual Secret untuk Oma. Kejutaan yang dibawa tim yakni kue HUT sederhana dengan lilin yang menyala dan lantunan lagu “Happy Birthday” secara serentak yang membuat oma “ling-lung” dengan mata berkaca-kaca.

Kue HUT dan Pesta Sederhana Untuk Oma Alpiah (Foto : Ger/Lintasutara)

Salah tingkah, barangkali demikian kata yang pas melihat tingkah Oma Alpiah. Senang dan haru bercampur dengan kejutan pada hari spesialnya yang ke- 85 ini, iapun sesekali nyanyi bersama dengan semua yang hadir sembari bertepuk tangan untuk kebahagiaan sederhananya.

Tak ada banyak kata yang dilontarkan Oma yang kini berdomisili di kelurahan Dumuhung, kecamatan Tahuna Timur, seusai dirinya meniup lilin. Hanya ada ucapan terima kasih yang disampaikannya secara santun, khas gaya bicara oma Alpiah.

“Kase bue,” kata Oma, singkat.

Kisah Lama dan Fakta Baru

Oma Alpiah memang tak pernah lupa kisah tragis bernama G30 S PKI ini. Dirinya begitu lihat mengisahkan kembali cerita penggerebekan kediaman Jendral A. H Nasution, penangkapan Kapten Anumerta Pierre Tandean yang salah sasaran karna dianggap mengaku Jenderal A. H Nasution sendiri, hingga kematian Ade Irma imbas peluru panas yang masuk dari balik punggungnya.

Memang, mengingat usinya yang tidak muda lagi, Oma acapkali melewatkan sejumlah cerita yang tentu akan ia ceritakan secara spesifik ketika ditanya. Namun demikian, hal ini cukup membuat Dandim Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin dan Ny. Fenny Sormin kagum dengan ingatan oma, plus sejumlah fakta yang diceritakannya.

Baca Juga:
Oma Alpiah Dengan Antusias Menceritakan Kisahnya Bersama Keluarga Jenderal Nasution Kepada Dandim 1301/Sangihe Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin dan Istrinya Ny. Fenny Sormin (Foto : Ger/Lintasutara)

Salah satunya, karna menurut Oma, Pierre Tandean menyatakan jika dirinya adalah ajudan Jenderal A. H Nasution bukan menyatakan dirinya adalah Jenderal A. H Nasution seperti film Penumpasan Pengkhianatan G30 S PKI yang menarik perhatian banyak pihak, dan tentu saja banyak catatan sejarah menarik lainnya seperti bertemua Bung Karno, Founding Father Indonesia.

Hal ini menjadi semacam penyemangat bagi Oma yang kini hanya tinggal bersama putra satu-satunya, Irwan. Makanya, semangat dengan beragam ekspresi ditunjukan Oma Alpiah kepada tim yang hadir, sambil sesekali diselingi tawa lepas imbas godaan Dandim Lukas Sormin terutama terkait kisah romantismenya dan figur-figur besar negara yang sempat ditemuinya ketika mendampingi keluarga Jenderal Nasution.

Foto Bersama : Cetak Akang For Oma Neh

Sayang memang, keakraban yang tercipta dihari spesial Natal dan Ulang Tahun Oma Alpiah harus berkahir dengan agenda-agenda lain yang harus diikuti Dandim beserta tim.

Pertemuanpun ditutup dengan foto bersama Oma Alpiah dan seluruh tim yang hadir, dan warnai dengan antusiasme sang Pengasuh ’65 (Judul Film Documenter Garapan Sangihe Documentary Film, red) berfoto sambil memegang erat kue HUT ke- 85nya.

Oma Alpiah Foto Bersama Dandim 1301/Sangihe Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin dan Istri Ny. Fenny Sormin di Monumen Ade Irma Nasution, Yang Dibangun Dipekarangan Rumah Oma Alpiah (Foto : Ger/Lintasutara)

Beragam pose bersama tim-pun dilakoni Oma Alpiah sambil sesekali tersenyum bahagia, baik ketika bersama Dandim dan Ny. Fenny Sormin, maupun bersama seluruh tim yang hadir.

“Cetak akang for Oma neh (Tolong cetak untuk Oma),” pinta Alpiah kepada tim yang hadir sebagai pengingat hari spesial tersebut, sebelum akhirnya dirinya mengantar Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin ke batas halamannya, hingga Dandim dan Istrinya kembali ke kendaraan.

Dapat Hadiah Profil Tank Penampung Air

Belum lama ini, Komunitas Visual Secret bekerja sama dengan Kodim 1301/Sangihe sempat memprakarsai pencarian dana untuk membantu Oma yang diketahui kekurangan dana untuk membayar air, meski akhirnya mendapatkan bantuan langsung dari Kepala PDAM Sangihe Novilius Tampi.

Maka dari itu, Komunitaspun langsung berinisiasi mengalihkan dananya, untuk pembelian profil tank penampung air berukuran 650 Liter untuk membantu Oma yang rencananya akan segera dipasang awal tahun 2022, meski fisiknya sudah ada dikediaman Alpiah Makasebape.

Oma Didampingi Komunitas Visual Secret Mengantar Dandim 1301/Sangihe Bersama Istri Untuk Pulang (Foto : Ger/Lintasutara)

“Kami patungan dengan Dandim untuk membuat profil tank agar ketersediaan air bersih dirumah Oma bisa diamankan. Hal ini kami lakukan karna Oma seringkali tinggal sendiri dirumah ketika anaknya kerja.

Oma seringkali menggunakan air hujan yang ditampung untuk keseharian ketika air dirumahnya mati. Maka kami adakan profil tank agar Oma tidak perlu menampung air hujan lagi,” pungkas Audro Chrustofel, pencetus Komunitas Visual Secret.

(Gr)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Dini Hari Maut di Siau Timur: Begini Jumlah Korban Sementara

Sitaro

LENTERA di Ujung Utara: Ketika Kejaksaan Hadir dengan Empati

Sangihe

Gubernur Sulut Tinjau Lokasi Banjir Bandang Sitaro

Sitaro

Duo Dalughu Taklukan Jalur Speed WR, Sabet Emas ke- 2 untuk...

Olahraga

Terkini