Bahas Anggaran Infrastruktur, Walikota Manado: Membuat Anggaran Harus Menyelesaikan Masalah

Manado, Lintasutara.com – Walikota Manado Andrei Angouw memimpin rapat teknis pembahasan anggaran infrastruktur jalan dan jembatan dalam kota, Jumat (30/7/2021) 

Rapat teknis yang dilaksanakan di kantor Walikota Manado bersama Sekertaris kota Manado Micler C.S. Lakat, Asisten III Bart Assa, Kadis PUPR John Suwu dan pejabat teknis lainnya. 

Inti pembahasan tersebut yakni pemanfaatan anggaran yang tersedia sekarang untuk beberapa program dan kegiatan dibidang infrastruktur khususnya jalan dan jembatan yang ada di Kota Manado

Pembahasan tersebut berfukuskan pada pemanfaatan anggaran untuk pemeliharaan berkala jalan hotmix, rekonstruksi jembatan dan jalan hotmix. 

Walikota Manado Andrei Angouw berharap pemanfaatan anggarannya jangan hanya soal jalan dan jembatan dalam kota tapi harus juga melihat pemanfaatan anggaran dalam kaitan dengan bagaimana meminimalisir ancaman banjir atau spot-spot jalan tertentu yang sering tergenang air. 

“Makanya menjadi penting juga dalam pembahasan anggaran ini adalah soal normalisasi sungai dan anak sungai di dalam kota. Termasuk anggaran dalam rangka membersihkan drainase dan parit-parit dalam kota,” ujar Andrei Angouw. 

Ditengah pembahasan Walikota melihat secara detil setiap mata anggaran yang ada dalam daftar kegiatan dan program dilapangan yang akan dianggarkan. Terdapat beberapa hal yang dikoreksi oleh Walikota dari gambaran anggaran yang dipaparkan. 

“Makanya bahasan teknisnya adalah  beberapa mata anggaran yang dikurangi untuk menutupi penganggaran pada kegiatan dan program lainnya. Membuat anggaran harus dapat menyelesaikan masalah. Jangan besaran anggarannya justru tidak menyelesaikan masalah,” singgung Walikota Andrei Angouw. 

Setelah dianalisasi dianggarkan untuk perbaikan jalan, jembatan dan normalisasi anak sungai di dalam kota termasuk membersihkan beberapa drainase, maka setidaknya ketika hujan lebat Stadion Klabat, depan poenix samrat, kompleks pom bensin Tikala dan beberapa tempat yang menjadi langganan banjir dan tergenang air dapat diminimalisir. 

Hasil Pembahasan anggaran ini nantinya ditata dalam Perubahan APBD 2021 dan APBD induk Tahun Anggaran 2022. 

(Ardy)

Ikuti Berita dan Informasi Terbaru dari Lintasutara.com di GOOGLE NEWS

Bagikan Artikel:

Artikel terkait

Terpopuler

BERITA TERKINI