Demokrat Sangihe Dukung Penolakan RUU Cipta Kerja

Terbit:

Sangihe, LintasUtara.com – Pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Kepulauan Sangihe mendukung penolakan Fraksi Partai Demokrat di DPR RI dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait RUU Cipta Kerja.

Dukungan ini bersamaan dengan dukungan seluruh pengurus DPD dan DPC Partai Demokrat se-Indonesia terhadap langkah Partai Demokrat yang menolak RUU tersebut.

“Kami mendukung langkah Fraksi Demokrat di DPR RI dan Ketua Umum AHY yang menolak RUU Cipta Kerja, ” ujar Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kepulauan Sangihe Drs. Lock FX Kojongian, Senin (05/10/2020).

Pernyataan dukungan ini disampaikan Kojongian, yang didampingi oleh Sekretaris Stanley Manoi SH, anggota Fraksi Demokrat Sulut Dapil Nusa Utara Ronald Sampel beserta anggota Fraksi Demokrat Sangihe Hermanto Samadi dan Ruddy Polakitang.

Baca Juga:

Menurut Om Lock-sapaan akrab Kojongian, pernyataan AHY sangat jelas, bahwa “RUU Cipta Kerja tidak memiliki nilai urgensi dan kepentingan memaksa di tengah krisis pandemi Covid-19 dan seharusnya justru negara hadir dan fokus menyelamatakan nyawa rakyat, menjawab kesulitan akibat pandemi ini serta all out memutus rantai penyebaran virus corona.”

Lima poin yang menjadi alasan penolakan tersebut lanjut Kojongian, sangat masuk akal dan mendasar sebagai bentuk keberpihakan kepada kepentingan rakyat.

“Pembahasan RUU Cipta Kerja di Badan Legislasi DPR RI harus bisa melahirkan kebijakan pembangunan ekonomi yang holistik dengan semangat pro-lapangan pekerjaan, pro-pertumbuhan, pro-pengurangan kemiskinan, serta pembangunan yang berkelanjutan yaitu pro-lingkungan. Ini sesuai visi dan misi Partai Demokrat,” tutupnya.

(RS)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Deretan Nama Pejabat dan Kepala Sekolah yang Menempati Posisi Baru di...

Sangihe

Dari Rutan Manado, Bupati Sitaro Pertanyakan Dasar Audit Kerugian Negara Rp22,5...

Sitaro

Hardiknas yang Sunyi bagi Guru PPPK Paruh Waktu Sangihe

Suara Sangihe

Dinas Pendidikan Sitaro Disebut Kena TGR Rp400 Juta, Muncul Dugaan Pemalsuan...

Sitaro

Lebih dari Kunjungan Menteri: Membaca Arah Pembangunan Sitaro

Suara Redaksi

Terkini