Sangihe Terus Dilanda Hujan, Ini Kata Kepala Stasiun Meteorologi Naha – Tahuna

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Kurang lebih sebulan terakhir, Kabupaten Kepulauan Sangihe sering dilanda hujan berintensitas kecil, namun dalam jangka waktu yang lumayan lama.

Tak tanggung-tanggung, varian curah hujan yang terjadi nyaris di semua wilayah Negeri Tampungang Lawo, bisa berlangsung 6 hingga 12 jam dalam sehari.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Senin (03/08/2020), Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Naha – Tahuna, Sujatno, menyebutkan jika angka curah hujan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, seyogianya masih dalam taraf aman, meskipun statusnya ditetapkan pada level waspada.

“Hari ini, angkanya ada di 14 mm. Sedangkan pada hari sebelumnya, angkanya ada di 19 mm. Jadi angka rata-ratanya masih dibawah 20 mm, jauh dibawah angka ekstrim yang diangka lebih dari 100 mm,” jelas Sujatno, ketika dikonfirmasi via whats app.

Baca Juga:

Dirinyapun menjelaskan bahwa menurut prakiraan BMKG, kondisi curah hujan seperti ini masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

“Sesuai prakiraan yang ada, curah hujan seperti ini akan terjadi hingga 3 hari ke depan. Namun, kemudian akan dilihat prakiraan yang baru, karena memang prediksi cuaca jangka waktunya sepanjang 3 hari,” imbuhnya, sembari menambahkan jika potensi perubahan curah hujan juga tetap terbuka.

“Jadi bisa saja akan terjadi lebih lama, bahkan tidak menutup kemungkinan intensitasnya bisa bertambah, atau bisa jadi curah hujannya mereda. Nanti akan kita lihat setelah tiga hari ini,” Kuncinya. (Redaksi)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Deretan Nama Pejabat dan Kepala Sekolah yang Menempati Posisi Baru di...

Sangihe

Dinas Pendidikan Sitaro Disebut Kena TGR Rp400 Juta, Muncul Dugaan Pemalsuan...

Sitaro

Hardiknas yang Sunyi bagi Guru PPPK Paruh Waktu Sangihe

Suara Sangihe

Dari Rutan Manado, Bupati Sitaro Pertanyakan Dasar Audit Kerugian Negara Rp22,5...

Sitaro

Reinol Tumbio Buka Suara Soal Ketidakhadirannya di Pemeriksaan Kejati Sulut

Sitaro

Terkini