Sitaro, Lintasutara.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mendistribusikan air bersih kepada warga di sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air akibat kondisi cuaca kering.
Distribusi dilakukan pada Selasa, 8 September 2026, dengan melibatkan sejumlah armada pemerintah daerah. Penyaluran menyasar wilayah Kecamatan Siau Timur, Siau Barat Selatan, dan Tagulandang Selatan.
Melalui armada Damkar BPBD, pemerintah daerah menyalurkan air bersih ke Kampung Bebali, Kecamatan Siau Timur. Masing-masing satu ret dengan kapasitas 3.000 liter dikirim ke Lindongan 2 dan Lindongan 3.
Distribusi serupa dilakukan di Batusenggo, Kecamatan Siau Barat Selatan, sebanyak dua ret dengan kapasitas masing-masing 3.000 liter.
Armada PUPRKP juga dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih. Sebanyak satu ret berkapasitas 4.000 liter disalurkan ke Bebali Lindongan 3 RT 02. Sementara di Kanang, Kecamatan Siau Timur, Lindongan 1 dan 2 mendapat satu ret.
Distribusi juga dilakukan ke Makoa, Kecamatan Siau Barat Selatan, sebanyak satu ret. Masing-masing armada tersebut membawa 4.000 liter air.
Dukungan juga datang dari PDAM Sitaro. Perusahaan daerah itu menyalurkan satu ret berkapasitas 3.000 liter ke masyarakat di Makoa, Kecamatan Siau Barat Selatan.
Di wilayah Tagulandang, armada Damkar Satpol PP Tagulandang mendistribusikan satu ret air bersih berkapasitas 3.000 liter kepada warga di Buha, Kecamatan Tagulandang Selatan.
Distribusi tersebut menjadi langkah pemerintah daerah untuk merespons keterbatasan ketersediaan air bersih yang dialami masyarakat di tengah kondisi cuaca kering.
Pemkab Sitaro menyatakan terus melakukan koordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Selain penyaluran air, pemerintah daerah mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan menghemat persediaan yang tersedia selama kondisi kering masih berlangsung.
Langkah ini penting terutama bagi wilayah yang sumber airnya bergantung pada kondisi cuaca dan ketersediaan debit air. Pemerintah daerah juga perlu memastikan distribusi dilakukan secara terukur agar masyarakat di wilayah terdampak memperoleh akses air bersih secara merata.
