Lintasutara.com – Putra Sulawesi Utara, Harsen Roy Tampomuri, resmi dilantik sebagai Anggota Dewan Pakar Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP APDESI) periode 2026–2031.
Pelantikan berlangsung di Auditorium Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Senin (16/2/2026).
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. (HC.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., mengukuhkan kepengurusan berdasarkan SK DPP APDESI Nomor: 001/KEP/DPP-APDESI/II/2026, dengan H. Junaedi Mulyono, S.H. sebagai Ketua Umum.
Usai pelantikan, Harsen memaparkan peta jalan konkret pembangunan desa yang selaras dengan dokumen perencanaan nasional.
“Pertama, terkait Asta Cita Keenam, fokus utama kita adalah memastikan gerakan membangun dari desa dan dari bawah benar-benar menjadi motor pemerataan ekonomi dan instrumen pemberantasan kemiskinan yang efektif di tingkat akar rumput sejalan dengan semangat membangun dari pinggiran,” ujar Harsen.
Ia juga menyinggung pentingnya mengawal transformasi wilayah yang mengacu pada kerangka RPJPN 2025–2045. Menurutnya, desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui transformasi sosial, ekonomi, dan tata kelola yang transparan dan akuntabel.
“Ketiga, secara operasional dalam RPJMN 2025–2029 dan RKP 2026, desa telah ditetapkan sebagai fondasi pemerataan pembangunan. Hal ini akan diakselerasi melalui penguatan 30 Kawasan Perdesaan Prioritas untuk menguatkan ekonomi lokal,” jelas Harsen.
Harsen, yang memiliki akar keluarga dari Langowan, Tombatu, dan Tomohon Sulut ini, turut menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan Penta Helix yang melibatkan pemerintah, kampus, swasta, media, dan masyarakat sipil.
“Sinergi lintas sektoral dan pelibatan dunia kampus melalui aktor penta helix menjadi kunci agar inovasi desa berjalan cepat dan tepat sasaran di era Society 5.0,” lanjut dia.
Menurut Harsen, karakter program desa yang lintas sektoral membutuhkan dukungan struktur organisasi yang juga merepresentasikan berbagai kementerian dan lembaga.
“Dengan komposisi pimpinan lintas kementerian/lembaga di jajaran pembina, penasehat, pakar dan pengarah, koordinasi pusat dan daerah untuk membawa desa ke era Society 5.0 dengan ragam inovasi, tentunya akan jauh lebih cepat,” tandasnya.
Komposisi Dewan Pembina, Dewan Penasehat dan Dewan Pakar DPP APDESI Periode 2026-2031
Dalam struktur DPP APDESI periode 2026–2031, Harsen Roy Tampomuri bergabung dengan sejumlah pejabat dan tokoh nasional dari berbagai latar belakang kementerian dan lembaga .
Dia berada di jajaran Dewan Pakar yang diketuai Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H.
Adapun Dewan Pembina dipimpin Jenderal Pol (Purn.) Prof. Drs. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D.
Sementara itu, Ir. Stefanus B. A. N. Liow, MAP yang juga berasal dari Sulut, tercatat sebagai anggota Dewan Penasehat.
Dewan Pembina:
- Jenderal Pol (Purn.) Prof. Drs. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D (Ketua)
- Dr. Sakti Wahyu Trenggono, M.M
- Dr. Budi Santoso, M.Si
- H. Erick Thohir, B.A., M.B.A
- Jenderal TNI Agus Subianto
- Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si
- Prof. Dr. ST Burhanuddin, S.H., M.M
- Dr. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., M.A, dan;
- Budiman Sudjatmiko, M.A., M.Phil.
Dewan Penasehat
- Dr. (HC.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M (Ketua)
- Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin
- Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P
- Dr. Fery Juliansyah, S.E, Ak., M.Si, dan;
- Ir. Stefanus B. A. N. Liow, MAP.
Dewan Pakar
- Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H (Ketua)
- Rudianto Lallo, S.H., M.H
- Muhammad Hatta
- Arif Mustofa Albuni
- Dr.(c) Harsen Roy Tampomuri, S.IP., M.A
- Dr. Agus Herta Sumarto, dan;
- Dr. Ahmad Ridwan Dalimunthe, S.Sos., M.M.
- Dewan Pengarah
- H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd (Ketua)
- Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H
- Drs. K. H. Saifullah Yusuf, S.I.P
- Ir. H. Ahmad Riza Patria, M.B.A
- Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P
- Prof. Dr. Dadan Hindayana
- Komjen Pol. Dr. Suyudi Aryo Seto, S.H., S.I.K., M.Si
- Prof. Dr. Reda Mantovani.
Dapat Dukungan dari Sejumlah Pihak
Bergabungnya Harsen sebagai dewan pakar DPP APDESI mendapat dukungan dari Ketua Umum DPP APDESI, H. Junaedi Mulyono.
Ia menilai latar belakang akademik Harsen di bidang Politik, Pemerintahan, Kebijakan Publik, dan Kajian Strategik Global “sangat dibutuhkan desa untuk inovasi berbasis riset dan kolaborasi lintas sektoral.”
Dukungan juga mengalir dari perwakilan Sulut di DPP APDESI. Ketua Departemen Ekonomi, Koperasi, UMKM, dan BUMDESA DPP APDESI sekaligus Ketua DPD APDESI Sulut, Luki Kasenda, SE, SCL, M.Si, menyebut Harsen sebagai paket komplit.
“Kapasitas akademik dan pengalamannya di MPR RI, DPD RI serta Kantor Staf Presiden dan dunia media menjadikannya aset nasional yang sangat layak di jajaran Dewan Pakar,” ungkap Kasenda.
Hal senada disampaikan oleh Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan DPP APDESI sekaligus menjabat Bendahara DPC APDESI Kotamobagu, Sri Rahayu Manoarfa, yang menekankan bahwa pengalaman Harsen di tingkat nasional dan internasional akan sangat membantu DPP APDESI.
“Diharapkan kontribusi pemikiran strategisnya akan mendorong agar desa-desa seluruh Indonesia lebih terkoneksi secara nasional, global dan digital,” ujarnya.
