Sangihe, Lintasutara.com – Kegiatan operasional klinik telinga, hidung dan tenggorokan (THT) Rumah Sakit Daerah Liun Kendage (RSDLK) ditutup untuk sementara.
Penutupan klinik THT RSDLK berlangsung kurang lebih selama dua minggu; Senin (29/04/2024) hingga Kamis (02/05/2024) lalu Senin (06/05) hingga Kamis (09/05).
Kepada awak media, Senin (29/04/2024), Direktur RSDLK dr. Aprikonus Loris menyebutkan penutupan sementara klinik THT karna keikutsertaan Dokter bersangkutan dalam kegiatan ilmiah.
Baca Juga : Sambangi Kemenkes dan RSUP Prof Kandou, Loris: Kita Mantapkan Layanan dan Sarpras RSDLK
“Dokter THT di RSDLK cuma ada satu dan beliau harus mengikuti kegiatan ilmiah yang sifatnya harus ia ikuti,” jelas Loris.
RSDLK lanjutnya, merupakan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKTRL). Sehingga yang bertanggung jawab pada bagian poli harus dokter spesialis.
“Jadi memang tidak bisa kalau Dokter umum yang meng-handle poli,” lanjutnya,
Selama pelayanan THT RSDLK belum beroperasi, Loris menyebutkan masyarakat yang memiliki keluhan THT bisa melakukan pemeriksaan ke Dokter penyakit dalam.
Baca Juga : Ini Hasil Seleksi FL2SN SD Kabupaten Sangihe Bidang Lomba Pantomim
“Jadi untuk sementara, kalau ada keluhan bisa masyarakat lakukan ke dokter penyakit dalam dan pemeriksaan pada dasarnya bisa mereka lakukan juga,” terang Loris.
“Kalau dalam keadaan gawat / darurat, bisa langsung ke IGD yang tetap kami buka 1 x 24 jam,” pungkasnya.
Sesuai informasi, Klinik telinga, hidung dan tenggorokan akan kembali beroperasi pada Senin (13/05/2024) dengan jadwal seperti biasa, perhari Senin – Kamis.
