Berikan Santunan Bagi Anak Yatim,KPU Minut Gelar Doa Bersama

Terbit:

Minut, Lintasutara.com — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa Utara (KPU Minut) memberikan santunan bagi anak yatim dan menggelar doa bersama lintas agama dalam rangka mendoakan agar Pemilu 2024 diberikan kelancaran dan penyelenggaraannya dapat berhasil serta sukses, Jumat (9/2/2024), bertempat di Kantor Kecamatan Kema.

Sekretaris KPU Minut, Ariesto J. Matantu, SH, MH dalam sambutannya menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Komisi Pemilihan Umum terhadap generasi bangsa.

“Semoga dengan kegiatan Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim di Kecamatan Kema ini, dapat mempererat tali silahturahmi serta meningkatkan solidaritas antar sesama. Serta semoga dengan doa bersama lintas agama ini, penyelenggaraan Pemilu 2024, terlebih khusus di wilayah Kabupaten Minahasa Utara dapat berjalan dengan baik, aman, dan damai,” harapnya. 

Adapun Penyerahan Santunan diserahkan oleh Ariesto Matantu didampingi oleh Kepala Subbagian Hukum dan SDM KPU Minut, Jeane Mondoringin. Santunan diberikan kepada 30 anak Yatim berupa Sembako dan Kitab Suci Alkitab bagi yang beragama Kristen, serta Kitab Suci Alquran bagi yang beragama islam.

Baca Juga:

Selanjutnya, Doa bersama lintas agama
dalam rangka suksesi Pemilu 2024. Doa dipimpin 3 rohaniawan dari agama Kristen Protestan, Islam, dan Katolik secara bergantian.

Setelah doa bersama, 3 rohaniawan juga diberikan santunan oleh KPU Kabupaten Minahasa Utara.

Diketahui Kegiatan Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim dilaksanakan di Lingkungan KPU secara serentak pada tanggal 9 Februari 2024 pukul 16.00 waktu setempat diseluruh satuan kerja masing-masing

(Ardy)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Dari Dinding Museum Ulu, Christiani Alfa Mumu Menapaki Panggung Nasional Panjat...

Olahraga

Pengukuran PTSL di Tagulandang Berjalan, Ratusan Bidang Tanah Masuk Tahap Verifikasi

Sitaro

Akses Jalan Sempat Diblokir, Rainga: Warga Jangan Terprovokasi Pekerjaan Masih Berjalan

Sangihe

Air Bersih Jadi Keluhan Utama Warga Tabsel dan Tamako Pasca Bencana

Sangihe

Tak Digunakan Sejak Dibangun, Pelabuhan Feri di Kawaluso Jadi ‘Kandang’ Babi

Sangihe

Terkini