Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Ekonomi Melemah di Masa Pandemi, Pemerintah India Gelontorkan 1,46 Triliun Dolar AS

Terbit:

Global, LintasUtara.com – Perdana Menteri India, Narendra Modi, Sabtu (15/8/2020) mengumumkan proyek infrastruktur senilai 1,46 triliun dolar AS untuk mendongkrak ekonomi India yang melemah akibat Pandemi Covid-19.

Modi mengatakan kalau pandemi ini membuat India menjadi lebih mandiri dalam sektor manufakturnya dan berkembang menjadi tujuan rantai pasokan utama bagi perusahaan internasional.

“Epidemi virus korona adalah krisis besar, tetapi tidak dapat menghambat kemajuan ekonomi India,” ujar Modi saat berpidato dari Benteng Merah era Kemaharajaan Mughal abad ke-17 di New Delhi untuk memperingati 74 tahun kemerdekaan India dari Inggris.

Dalam pidatonya, Modi turut meyakinkan warga India kalau Pemerintah India sedang menguji tiga vaksin Covid-19 dan akan mulai diproduksi massal secepatnya setelah mendapat lampu hijau dari para ilmuwan.

“Ada rencana terperinci untuk produksi vaksin korona skala besar dan membuatnya (vaksin) tersedia untuk setiap warga India,” katanya.

Baca Juga:

India mencatat jumlah kasus Covid-19 ketiga terbanyak di dunia setelah AS dan Brazil. Dilaporkan lebih dari 2,5 juta kasus yang terkonfirmasi. Bahkan dalam seminggu terakhir, jumlah kasus kematian di negara tersebut jauh melampaui Inggris.

Untuk mengimbangi dampak ekonomi akibat pandemi, Modi mengatakan pemerintah India telah mengidentifikasi 7.000 proyek infrastruktur

“Infrastruktur tidak akan dibuat dalam silo (terpisah, red) lagi. Semua infrastruktur harus komprehensif, terintegrasi dan terhubung satu sama lain. Infrastruktur konektivitas multi-moda adalah jalan ke depan, ”katanya.

Meskipun IMF memproyeksikan ekonomi India terkontraksi sebesar 4,5% pada tahun 2020, terendah dalam sejarah, namun PM Narendra Modi menyatakan bahwa India mencatat rekor lonjakan Investasi Luar Negeri sebesar 18% dalam satu tahun terakhir, yang menjadi sinyal kalau India banyak dilirik perusahaan internasional.

Sumber: Associated Press

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Sangihe Ketambahan 2 Medali dari Cabor Arung Jeram

Olahraga

Bupati Sitaro Diperiksa Sebagai Saksi, Pemkab Tegaskan Komitmen Hormati Proses Hukum

Sitaro

Pemkab Sitaro Pastikan TPG THR dan THR ke-13 Guru Tetap Dibayarkan

Sitaro

Terkini