Sangihe, Lintasutara.com — Gasing, budaya Sangihe ikut melangkah ke panggung nasional. Kontingen Kabupaten Kepulauan Sangihe mencatat prestasi dalam Olimpiade Gasing Nasional (OGN) 2026, yang berlangsung 5–7 Oktober 2026 di Bela Hotel & Convention Center, Ternate, Maluku Utara. Ajang nasional ini mempertemukan peserta didik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dari 14 peserta, Sangihe berhasil menempati peringkat ke-7 secara umum. Prestasi lainnya datang dari Kategori Pemanfaatan Budaya Lokal, yang berhasil diraih kontingen Sangihe. Sementara Juandy Jhonatan Saekor berhasil meraih Juara Individu Kabupaten.
Capaian tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Sangihe. Permainan dan metode Gasing tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membawa unsur budaya lokal ke panggung pendidikan nasional.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Sangihe, Jew Wuatensembah Adriaan, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian kontingen Sangihe.
“Raihan Juara Kategori Pemanfaatan Budaya Lokal, Juara Individu Kabupaten oleh Juandy Jhonatan Saekor, serta capaian peringkat ke-7 dari 14 peserta menjadi bukti bahwa anak-anak Sangihe mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” ujar Adriaan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para siswa, guru pembimbing, orang tua, Korwil, serta seluruh pihak yang telah mendukung kontingen Sangihe.
“Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan mengharumkan nama Sangihe,” katanya.
Dari Sangihe ke Ternate. Dari gasing, lahir prestasi. Nama Sangihe pun menembus panggung nasional.
