Sangihe, Lintasutara.com – Timnas Indonesia bersua lawan berat Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (5/10/2026).
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, peluit kick off mulai dibunyikan pukul 20.00 Wita.
Kedua tim bakal mengejar gelar juara pertama dalam event regional ASEAN perdana yang masuk kalender FIFA ini. Tak pelak, permainan terbuka sudah nampak sedari awal.
Bermain full team, Indonesia beberapa kali mengancam di awal laga. Namun demikian, Thailand bertahan dengan rapi.
Memanfaatkan serangan-serangan dari bagian sisi, umpan-umpan silang Thom Haye cs, banyak kandas di kotak 16 pas.
Sebaliknya, hingga menit ke-15 serangan Thailand sudah kurang lebih 2 kali mengancam jala Emil Audero.
Hingga menit ke-30, Indonesia masih mengunci Thailand dengan permainan bertahan di garis rendah. Pun demikian, setelahnya skuad Gajah Perang mulai membalikan keadaan, dan menguasai bola hingga 56 persen berbanding 44 persen untuk Kapten Kevin Diks cs.
Skor kacamata bertahan hingga turun minum, Thailand mencatatkan 5 tembakan dengan 2 om target, sedangkan Indonesia baru meneror anak asuh Anthony Hudson sebanyak 3 kali, dengan 1 peluang on target.
Harapan besar, masih masyarakat titipkan di pundak punggawa Garuda. Terlebih, untuk ujung tombak muda haus gol; Mitchell Baker.
Striker jangkung berusia 19 tahun ini, masih menjadi top skor FIFA ASEAN Cup 2026 dengan 5 gol, usai menghancurkan Bangladesh lewat quintrick-nya.
Ia diharapkan mampu berbuat banyak pada paruh babak kedua, membawa piala untuk Indonesia dan memantapkan status top skornya.
