Sitaro, Lintasutara.com – Dua siswa SMK Negeri 1 Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, berhasil melaju ke Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional cabang olahraga panjat tebing. Keduanya adalah Leon Pesik dan Meilani M.G.A. Karundeng.
Leon dan Meilani memastikan diri menjadi wakil Sulawesi Utara setelah meraih hasil terbaik pada O2SN tingkat provinsi tahun 2026 di nomor lead dan speed Word Rekor (WR) yang berlangsung di Venue Panjat Tebing Taman Berkat, Manado.
Keberhasilan itu menambah daftar atlet muda asal Sitaro yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, daerah kepulauan tersebut terus melahirkan atlet panjat tebing yang berprestasi di level provinsi maupun nasional.
Kepala SMK Negeri 1 Siau Timur, Chreisye Tantu, melalui guru pendamping Christian Tahulending, mengatakan capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras para siswa, dukungan orang tua, serta pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh sekolah dan pelatih.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Leon dan Meilani. Ini bukan hanya kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga bagi masyarakat Sitaro. Kami berharap keduanya dapat mempersiapkan diri dengan baik dan memberikan penampilan terbaik pada tingkat nasional nanti,” kata Christian, Kamis (16/07).
Menurut Christian yang juga merupakan Sekretaris FPTI Kabupaten Kepulauan Sitaro, keberhasilan itu membuktikan bahwa pelajar dari daerah kepulauan memiliki potensi besar untuk berprestasi apabila mendapatkan pembinaan dan kesempatan yang memadai.
Leon Pesik mengaku bersyukur atas pencapaiannya. Meski bukan kali pertama dipercaya mewakili Sulawesi Utara dalam ajang panjat tebing, ia menganggap kesempatan tampil di O2SN nasional sebagai tantangan baru.
“Saya bersyukur atas hasil ini. Semua latihan dan perjuangan akhirnya membuahkan hasil. Saya akan berlatih lebih keras lagi agar bisa memberikan yang terbaik bagi Sulawesi Utara dan mengharumkan nama Sitaro di tingkat nasional,” ujar Leon.
Hal serupa disampaikan Meilani M.G.A. Karundeng. Ia mengatakan keberhasilannya merupakan hasil dari disiplin berlatih dan dukungan banyak pihak.
“Saya sangat senang dan bangga bisa mewakili Sulawesi Utara di tingkat nasional. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya mohon doa dan dukungan dari masyarakat Sitaro agar kami dapat meraih hasil terbaik pada O2SN nasional nanti,” kata Meilani.
Leon Pesik sendiri bukan nama baru dalam dunia panjat tebing Sulawesi Utara. Ia beberapa kali dipercaya memperkuat kontingen provinsi dan meraih dua medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara 2025 di Manado, masing-masing pada nomor boulder perorangan putra dan lead beregu putra.
Sementara itu, Meilani Karundeng juga menorehkan prestasi dengan meraih satu medali emas untuk nomor Boulder beregu putri pada ajang Porprov Sulawesi Utara 2025.
Di tempat berbeda Ketua FPTI Kabupaten Kepulauan Sitaro, James Tamo ikut bangga atas capaian para atlet panjat tebing Sitaro. Menurutnya, lolosnya Leon dan Meilani ke O2SN nasional semakin menegaskan posisi Sitaro sebagai salah satu daerah penghasil atlet panjat tebing potensial di Sulawesi Utara.
“Kini, harapan masyarakat kepulauan itu tertuju pada dua atlet muda tersebut untuk kembali mengukir prestasi di tingkat nasional,” tandasnya.
