Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berhasil menindaklanjuti 90,8 persen rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Capaian tersebut mengantarkan kementerian ini meraih penghargaan dari BPK.
“Terima kasih kepada Bapak Menteri Nusron karena terus mendorong kami di kesekjenan maupun para direktorat jenderal untuk menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan sejak tahun 2013 sampai saat ini,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, usai penganugerahan di Kantor BPK, Jakarta, Selasa (7/4).
Dalu Agung Darmawan menjelaskan, tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan (RHP) merupakan bagian dari proses perbaikan berkelanjutan. Upaya tersebut mencakup penyempurnaan regulasi hingga penguatan pengelolaan aset dan administrasi pertanahan.
Dalam pelaksanaannya, Kementerian ATR/BPN juga melakukan koordinasi lintas unit kerja serta bersinergi dengan kementerian dan lembaga lain guna mempercepat penyelesaian rekomendasi.
“Kita berharap seluruh satuan kerja segera menindaklanjuti apabila ada rekomendasi yang perlu kita selesaikan, baik dari BPK maupun dari pengawasan internal. Harapannya tentu seluruhnya dapat tuntas, bahkan kita ingin mencapai 100% seperti yang sudah beberapa kementerian lain lakukan,” ungkap Dalu Agung Dermawan.
Sejak 2013, tercatat sekitar 1.300 rekomendasi hasil pemeriksaan yang harus Kementerian ATR/BPN tindaklanjuti. Dari jumlah tersebut, sudah ada sebanyak 1.180 rekomendasi terselesaikan.
Capaian ini ia sebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak yang secara konsisten mempercepat penyelesaian tindak lanjut RHP. Langkah tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat akuntabilitas sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Hadir dalam Penganugerahan penghargaan tersebut, para pejabat kementerian dan lembaga Kabinet Merah Putih. Penghargaan diserahkan oleh Anggota III BPK RI, Akhsanul Khaq.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Inspektur Jenderal ATR/BPN Pudji Prasetijanto Hadi serta Kepala Biro Keuangan Kartika Sari.
