Sitaro, Lintasutara.com – Kabar menggembirakan datang dari sektor pelayanan air bersih di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Setelah puluhan tahun tidak beroperasi, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Burake mulai menunjukkan hasil positif.
Pada uji coba subuh hari sekitar pukul 01.00 WITA, Rabu (25/3/2026), pengolahan air baku dari Danau Kapeta di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Burake berhasil menghasilkan air yang jernih. Padahal sebelumnya, air danau tersebut memiliki warna kekuningan.
Direktur PDAM Sitaro, A. Tamaka, mengatakan keberhasilan uji coba ini merupakan hasil kerja bersama serta komitmen untuk menghidupkan kembali SPAM Burake.
“Ini adalah langkah maju yang patut kita syukuri. Dukungan Ibu Bupati menjadi semangat bagi kami untuk terus bekerja menghadirkan pelayanan air bersih yang layak bagi masyarakat,” ujar dia.
Keberhasilan ini, menurut dia, tidak lepas dari arahan dan dukungan Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, yang mendorong PDAM berinovasi dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah ia terus melakukan pembenahan di berbagai sektor pelayanan dasar secara bertahap, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur, termasuk penyediaan air bersih.
Apresiasi juga ia sampaikan kepada Direktur Perumda Air Minum Dua Saudara Bitung, Alfreds Salindeho, yang memberikan pendampingan teknis. Ia menugaskan tim khusus dari Bitung untuk membantu proses pengolahan air di IPA Burake.
Meski uji coba telah berhasil, PDAM Sitaro menyatakan masyarakat masih perlu menunggu hingga seluruh tahapan lanjutan rampung. Tahapan tersebut meliputi pemeliharaan fasilitas IPA, seperti pembersihan karat, pengecatan instalasi, serta pengecekan jaringan pipa distribusi.
Jika seluruh proses berjalan lancar, SPAM Burake sesuai rencana bakal segera beroperasi penuh untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak.
Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama PDAM dalam meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat. Semangat “Kerja, kerja, dan kerja” terus digaungkan dalam mendorong pelayanan yang lebih baik di Sitaro.
