Sitaro, Lintasutara.com – Aroma masakan pagi itu memenuhi udara dapur Sentra Produksi Pangan Bergizi (SPPG) di Biaro.
Di tengah kesibukan para petugas yang menyiapkan ratusan porsi makanan untuk anak-anak sekolah, Wakil Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, datang melakukan inspeksi mendadak, Senin, (8/12/2025).
Ia ingin memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berjalan, tapi benar-benar berdampak.
“Kualitas dan keamanan makanan tidak bisa ditawar. Kita ingin setiap anak mendapatkan makanan sehat yang diolah dengan standar yang tepat,” ujar Heronimus ketika berdialog dengan para penanggung jawab pengolahan.
Peninjauan itu menjadi ajang evaluasi menyeluruh: dari kebersihan ruang produksi, penyimpanan bahan pangan, hingga alur distribusi yang memastikan makanan tiba tepat waktu di sekolah-sekolah.
Heronimus beberapa kali berhenti, mencatat, dan memberi arahan langsung. Ia menilai sebagian besar fasilitas sudah memadai, meski “penyempurnaan di beberapa sektor” tetap diperlukan.
Wabup memberikan perhatian khusus kepada para petugas dapur yang bekerja sejak dini hari.
“Dedikasi para petugas adalah kunci keberhasilan program ini. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan agar pelayanan semakin baik,” katanya.
Program MBG yang menjadi prioritas nasional, menurut Heronimus, harus dijaga kualitasnya, terlebih di wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan distribusi.
Ia berharap Biaro dapat menjadi contoh implementasi yang efektif dan tertib, serta memenuhi standar kesehatan.
“Kami ingin anak-anak Biaro tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Dapur SPPG MBG adalah jantung program ini, karena itu harus selalu dijaga kualitasnya,” tandasnya sebelum meninggalkan lokasi.
Kunjungan ini menjadi sinyal kuat: pemerintah daerah tak ingin asal jalan. Sinergi pemerintah, petugas dapur, dan masyarakat diyakini akan membuat layanan makanan bergizi di Sitaro semakin meningkat dan generasi muda Biaro tumbuh tanpa kekurangan gizi.
