Sangihe, Lintasutara.com – Satu lagi penghargaan diterima Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kali ini, datang dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI), diserahkan langsung Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Auditorium Siwabessy, Jakarta Selatan.
Penghargaan tersebut yakni Swasti Saba Padapa, dalam ajang Kabupaten / Kota Sehat dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2025.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran ketika bersua awak media sesuai upacara HUT Korpri ke- 54 di Lapangan Gelora Santiago, Senin (01/12/2025) menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan itu. Apalagi, menurutnya Sangihe menjadi satu – satunya Kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), memperoleh prestasi tersebut.
“Meski Swasti Saba Padapa merupakan level dasar dalam penilaian, kami bangga karna tidak semua daerah mampu mencapai penghargaan ini. Apalagi, jadi satu – satunya di Sulut,” ujar Pasandaran.
Ada 9 tatanan lintas sektor yang menajdi patokan penilaian penghargaan ini, lanjut Pasandaran. Hal itu mencakup permukiman dan fasilitas umum, pendidikan, pasar, perkantoran dan industry, pariwisata, transportasi dan tertib lalu lintas, perlindungan sosial, penanggulangan bencana, serta kehidupan masyarakat sehat mandiri.
“Jadi ini adalah kerja kolektif, melibatkan berbagai sektor dan pihak terkait,” sebut Pasandaran.
Ia menambahkan, Kabupaten Kepulauan Sangihe sendiri sudah meraih penghargaan ini selama 2 periode berturut – turut, dan menargetkan peningkatan ke level Swasti Saba Wiwerda pada penilaian tahun 2027.
“Tentu ini bukan akhir perjuangan, melainkan bukti langkah nyata nan konsisten untuk menjaga standara kesehatan daerah; artinya pasar sehat, pariwisata sehat, pengelolaan sampah yang baik, serta lingkungan bersih. Itu menjadi indikator penting untuk terus kami tingkatkan,” pungkas Pasandaran.
