Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Balai Sosial Pencegahan Konflik Komunal Dibangun di Binebas, Pangandaheng: Masuk Program 100 Hari Thungari-Bulahari

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memulai pembangunan Balai Sosial Pencegahan Konflik Komunal di Kampung Binebas, Kecamatan Tabukan Selatan. Proyek ini merupakan bagian dari program keserasian sosial Kementerian Sosial RI dalam rangka pencegahan konflik komunal, dan menjadi salah satu agenda prioritas dalam 100 hari pemerintahan Bupati Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Sangihe, Dokta Panggandaheng, menjelaskan bahwa program ini didanai melalui APBN Tahun 2025 dengan pagu anggaran sebesar Rp150.000.000. Dana tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan balai serta penguatan kapasitas masyarakat dalam menciptakan lingkungan sosial yang damai dan inklusif.

“Ini adalah program keserasian sosial dari Kementerian Sosial, yang kami jalankan untuk mendukung pencegahan konflik komunal di tingkat kampung. Masuk dalam program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati sebagai bentuk respon cepat terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkap Panggandaheng, Senin (2/6/2025).

Konflik
Papan Proyek Pembangunana Aula Serba Guna di Kampung Binebas (Doc : Ist)

“Peletakan batu pertama akan dilaksanakan, Sabtu 07 Juni 2025 langsung oleh Bupati Michael Thungari,” sambungnya.

Balai sosial ini akan difungsikan sebagai pusat edukasi, tempat mediasi warga, serta forum komunikasi antar elemen masyarakat—termasuk tokoh agama, adat, pemuda, dan perempuan—guna memperkuat harmoni sosial di wilayah perbatasan.

Baca Juga:

Lokasi Kampung Binebas dipilih berdasarkan pertimbangan kebutuhan dan potensi rawan konflik, serta aspirasi masyarakat setempat. Proses pembangunan direncanakan selesai dalam tiga bulan dan akan segera dimanfaatkan untuk kegiatan sosial-kemasyarakatan.

Program ini mencerminkan komitmen pemerintahan Thungari-Bulahari untuk memperkuat fondasi sosial masyarakat melalui pendekatan kolaboratif antara pusat dan daerah.

(Penulis / Editor : Theodorus)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Kasus Dana Bencana Gunung Ruang Sitaro, Kajati Sulut: Saya Pastikan Ada...

Daerah

Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Kembali Diperiksa Kejati Sulut

Daerah

Refleksi Hari Kartini: Juita Baraming, Perempuan Sangihe yang Menata Harapan Lewat...

Sangihe

Bupati Sitaro Penuhi Pemeriksaan Lanjutan di Kejati sebagai Saksi Kasus DSP...

Sitaro

Terkini