Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Peltu – Boulevard Apes Bebas Kendaraan Tiap Sabtu Sore, Jadi Spot Olahraga dan UMKM

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Kawasan Pelabuhan Tua (Peltu), khususnya pertigaan Tugu Malahasa hingga Boulevard Apeng Sembeka (Apes), tiap akhir pekan bakal jadi spot olahraga bebas asap kendaraan.

Setiap hari Sabtu pukul 16.00 – 18.00 Wita, jalur Boulevard sepanjang kurang lebih 1,1 km ini, bakal jadi kawasan Car Free Day.

Peltu
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari Bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari Jogging di Kawasan Pelabuhan Tua Usai Launching Gebyar Olahraga Membara (Foto : Gerald Kobis)

Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari dalam launching perdana Gebyar Olahraga Membara di Pelabuhan Tua Tahuna, Sabtu (29/03/2025).

Peltu
Tak Hanya Jogging dan Jalan Kaki, Kawasan Peltu Juga jadi Tempat Latihan Muay Thai. Nampak Dua Atlit Putri Tengah Melakukan Latih Tanding (Foto : Gerald Kobis)

“Tujuan utama, yakni ada adanya tempat untuk masyarakat Sangihe yang ingin berolahraga dan bebas dari kendaraan,” sebut Thungari.

Peltu
Proses Latihan Pencak Silat di Kawasan Pelabuhan Tua (Foto : Gerald Kobis)

Namun tentu tak hanya spot olahraga. Baginya, kesempatan tersebut juga bisa bermanfaat untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Baca Juga:

“Mereka bisa berjualan sehingga ada perputaran ekonomi,” lanjutnya.

Peltu
Olahraga Sepak Takraw Turut Menarik Perhatian Penonton. Dua Atlit Putra Sepak Takraw Sangihe Tengah Beradu Serangan. Atlit Jersey Merah, Melakukan Blok Terhadap Smash Atlit Dengan Jersey Biru. (Foto : Gerald Kobis)

Pada kesempatan tersebut, Bupati yang juga masih menjabat Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kepulauan Sangihe ini menuturkan pengeluaran masyarakat pada sektor kesehatan, sejauh ini menjadi satu dari sekian banyak faktor penyumbang angka kemiskinan.

“Itu menurut salah satu survey. Jadi kalau masyarakat banyak yang sehat, pengeluaran untuk dana kesehatan semakin sedikit dan angka kemiskinan bisa berkurang,” pungkasnya.

(Penulis / Editor : Gerald Kobis)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Bupati Sitaro Penuhi Pemeriksaan Lanjutan di Kejati sebagai Saksi Kasus DSP...

Sitaro

Regina Toasyana Sinedu: Suara Muda dari Perbatasan yang Menembus Dunia Diplomasi

Profil

Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Kembali Diperiksa Kejati Sulut

Daerah

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Terkini