Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Suara Sangihe: Butuh Pemimpin Lingkungan di Pilkada 2024

Terbit:

Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan luas daratan hanya kurang lebih 4 persen dan sebagian besar wilayahnya berupa perairan, menghadapi tantangan lingkungan serius.

Dengan kondisi geografis yang rentan, Sangihe sangat memerlukan pemimpin yang memiliki visi politik hijau untuk menjaga kelestarian lingkungan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Proses Pilkada menjadi momentum penting bagi warga untuk memilih pemimpin yang tidak hanya memahami dinamika ekonomi, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap pelestarian alam dan tidak memiliki rekam jejak atau afiliasi terhadap praktek eksploitasi lingkungan secara ugal- ugalan.

Visi lingkungan hidup (kampanye ekologi) biasa disebut politik hijau adalah pendekatan politik yang berfokus pada isu-isu lingkungan dan keberlanjutannya sekaligus merupakan aktivitas lingkungan dan gerakan sosial yang berjuang untuk menciptakan kesadaran akan dampak perubahan iklim dan menjaga ekosistem.

Baca Juga:

Ekonomi hijau menjadi solusi utama, yang dapat diimplementasikan melalui pengelolaan perikanan berkelanjutan, pariwisata ramah lingkungan, pengembangan energi terbarukan, dan pengelolaan sampah serta polusi.

Tantangan dalam pengembangan infrastruktur ramah lingkungan di Sangihe membutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai lembaga terkait. Dibutuhkan dukungan warga terhadap pemimpin ekologis dengan harapan terwujudnya pembangunan berkelanjutan yang menjamin masa depan ekosistem Sangihe.

Pilkada Sangihe 2024 bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga menentukan arah masa depan daerah perbatasan yang unik ini. Dengan hanya 4 persen luas daratan, Sangihe membutuhkan pemimpin yang memiliki kemampuan, visioner, berintegritas, dan memiliki komitmen kuat terhadap pelestarian lingkungan.

Pemimpin ekologis akan menjadi kunci untuk mengubah tantangan menjadi peluang, memastikan keberlanjutan alam, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Suara Sangihe kini di tangan masyarakat untuk memilih pemimpin yang dapat menghadirkan kesejahteraan dan menjaga warisan alam serta budaya yang berharga.

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Dini Hari Maut di Siau Timur: Begini Jumlah Korban Sementara

Sitaro

LENTERA di Ujung Utara: Ketika Kejaksaan Hadir dengan Empati

Sangihe

Duo Dalughu Taklukan Jalur Speed WR, Sabet Emas ke- 2 untuk...

Olahraga

Gubernur Sulut Tinjau Lokasi Banjir Bandang Sitaro

Sitaro

Terkini