Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Tingkat Aktivitas Gunung Ruang Turun Menjadi Level II Waspada

Terbit:

Tagulandang, Lintasutara.com – Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia telah mengumumkan penurunan tingkat aktivitas Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dari level III (Siaga) menjadi level II (Waspada).

Pengumuman penurunan status gunung berapi ini tertuang dalam surat resmi nomor 703.Lap/GL.03/BGV/2024, yang dikeluarkan pada Sabtu, 18 Mei 2024, setelah melalui berbagai pertimbangan, termasuk pemantauan intensif dari 8 hingga 18 Mei.

“Pengamatan visual Gunung Ruang periode 8-17 Mei 2024 pada umumnya cuaca cerah hingga hujan. Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan ketinggian sekitar 200-700 meter dari puncak,” ungkap Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PvMBG), Hendra Gunawan dalam laporannya, Sabtu (18/05).

Hendra melaporkan bahwa hingga pukul 06.00 WITA tanggal 18 Mei 2024, asap kawah masih teramati dengan warna putih, intensitas tebal, dan ketinggian mencapai 200-500 meter di atas puncak kawah.

Meskipun tingkat aktivitas Gunung Ruang turun menjadi level II Waspada, dia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama dalam menjaga jarak aman sejauh 2 kilometer dari pusat kawah.

Baca Juga:

“Masyarakat dihimbau untuk selalu menggunakan masker, untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernafasan,” paparnya.

Penulis: Boni Baganu

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Regina Toasyana Sinedu: Suara Muda dari Perbatasan yang Menembus Dunia Diplomasi

Profil

Bupati Sitaro Penuhi Pemeriksaan Lanjutan di Kejati sebagai Saksi Kasus DSP...

Sitaro

Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Kembali Diperiksa Kejati Sulut

Daerah

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Terkini