Lewat Program PLN Peduli, PLN Suluttenggo Latih Pemulung dan Anak Jalanan Bikin Kerajinan Daur Ulang

Terbit:

PT. PLN UIW Suluttenggo melalui Program Peduli Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan (TJSL) memberikan pelatihan pembuatan kerajinan dari bahan daur ulang.

Peserta pelatihan merupakan pemulung dan anak jalanan yang keseharian beraktivitas di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo.

Mewakili General Manager PLN UIW Suluttenggo, Edy Saparta Manager PLN UP3 Manado mengungkapkan, hal ini bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, keahlian dan keterampilan mengolah barang bekas dalam upaya meningkat perekomian masyarakat.

Daur Ulang
Penyerahan TJSL dan Pelatihan Kerajinan Dari Bahan Daur Ulang (Banner : Humas PLN)

“Saat ini PLN UIW Suluttenggo tengah fokus pada berbagai upaya membantu membangkitkan kembali ekonomi UMKM di Provinsi Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado salah satunya memanfaatkan barang bekas. Dimana lewat kerajinan daur ulang barang bekas dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:

Edy mengatakan, banyak cerita sukses UMKM yang mampu memanfaatkan bahan-bahan sampah bekas untuk disulap menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi sehingga mendorong terciptanya lapangan kerja baru. Hal ini pula yang mendasari PLN untuk memberikan peningkatan keterampilan pemulung dan anak jalanan di TPA

“Sekarang sudah terbukti bahwa kita semua boleh berbuat asal kita semua mau berubah ke hal-hal yang lebih baik. Karena dengan berubah apa yang tidak mungkin pasti akan menjadi mungkin”, ujarnya.

(***)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Refleksi Hari Kartini: Juita Baraming, Perempuan Sangihe yang Menata Harapan Lewat...

Sangihe

Kadis PUPR Bitung Kuat Dugaan Hilangkan Proyek Jalan Lingkar Lembeh 4,8...

Daerah

Kantor PMD Sangihe Digeledah, Kejari Buru Dokumen Korupsi Dana Desa

Sangihe

Lebih dari Kunjungan Menteri: Membaca Arah Pembangunan Sitaro

Suara Redaksi

Panas di Internal PKB Sangihe! Dukungan Bulat PAC ke Ristam, Sahapudi...

Sangihe

Terkini