Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Ada Beasiswa G20 untuk Studi S2 di Australia, Simak Syaratnya

Terbit:

6. Telah memenuhi kriteria tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.

7. Tidak berstatus sebagai anggota militer yang bertugas saat ini.

8. Mampu memenuhi semua persyaratan dari Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk visa pelajar DFAT.

9. Mampu memenuhi persyaratan untuk penerimaan universitas Australia di mana Beasiswa akan diambil.

Persyaratan Khusus

1. Mendaftar untuk kursus yang termasuk dalam bidang studi yang memenuhi syarat.

Baca Juga:

2. Memiliki Gelar Sarjana (S1) dengan IPK minimal 2,9.

3. Memiliki salah satu bukti minimal tingkat kemahiran bahasa Inggris sebagai berikut:

  • Skor IELTS minimal 5,5
  • TOEFL PBT 525
  • TOEFL IBT 69
  • Skor 46 Pearson PTE

4. Hasil IELTS atau TOEFL atau PTE adalah hasil tes dalam yang diperoleh dalam waktu 2 tahun terakhir. Selain hasil tes di atas, hasil tes TOEFL Prediction atau TOEFL lainnya tidak akan diterima.

5. Menyediakan informasi secara detail beserta kontak pusat tes untuk tujuan verifikasi hasil tes TOEFL.

6. Wajib menjawab semua pertanyaan yang relevan yang ada di formulir aplikasi.

7. Jika diterima, penerima beasiswa bersedia untuk mengikuti pelatihan penuh waktu Bahasa Inggris untuk Keperluan Akademik (EAP) di Indonesia sebelum berangkat ke Australia.

Waktu Pendaftaran Beasiswa G20

Pendaftaran Beasiswa G20 tahun 2022 untuk jenjang S2 dibuka mulai 12 Juli hingga 12 Agustus 2022 Pukul 20.59 WIB.

Untuk informasi detail tentang syarat pendaftaran, dokumen yang dibutuhkan serta informasi penting lainnya, silahkan baca Disini.

(am)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Kasus Dana Bencana Gunung Ruang Sitaro, Kajati Sulut: Saya Pastikan Ada...

Daerah

Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Kembali Diperiksa Kejati Sulut

Daerah

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Refleksi Hari Kartini: Juita Baraming, Perempuan Sangihe yang Menata Harapan Lewat...

Sangihe

Terkini