Memulai babak ketiga, Apriyani/Fadia sempat unggul 4-1 atas Zhang Shu Xian/Zheng Yu.
Sayangnya, keunggulan poin itu hanya berlangsung sementara. Selanjutnya, Zhang Shu Xian/Zheng Yu malah berbalik unggul dengan skor 7-4.
Dalam keadaan tertinggal poin, Apriyani/Fadia tidak menyerah. Pasangan Indonesia itu tetap bermain apik, hingga dapat menyamakan kedudukan 8-8.
Pertarungan sengit lalu terjadi. Kedua pasangan saling kejar-mengejar angka. Skor sempat kembali sama, 9-9. Namun Apriyani/Fadia terus mencoba “mencuri” poin dan akhirnya unggul tipis di interval gim ketiga dengan skor 11-10.
Angka ini didapat lewat sergapan cepat Fadia di depan net yang tidak bisa dikembalikan Zheng Yu.
Setelah interval, Apriyani/Fadia terus menekan. Kombinasi smash keras Apriyani dan sambaran Fadia di depan net menambah poin menjadi 14-12.
Keduanya sempat kembali tertinggal 14-15 sebelum menyamakan kedudukan 15-15 lewat beberapa smash Fadia yang menembus pertahanan pasangan China.
Apriyani/Fadia tidak mengendurkan serangan. Sebaliknya, pasangan China melakukan kesalahan sendiri sehingga memberikan 3 poin secara beruntun bagi pasangan Indonesia. Skor menjadi 18-16 untuk keunggulan Apriyani/Fadia.
Kedua pasangan saling kejar-mengejar angka. Apriyani/Fadia sempat mengunci match point 20-18 namun pasangan China menambah satu poin sehingga skor berubah menjadi 20-19.
Di poin penentuan inilah, smash keras Apriyani menyentuh area permainan lawan. Tambahan satu poin membuat Apriyani/Fadia berhak meraih titel juara Malaysia Open 2022 dengan skor akhir pada babak ketiga 21-19.
(am)
