Sangihe, Lintasutara.com – Peristiwa larinya dua Narapida (Napi) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tahuna pada awal Desember 2021 lalu menyisahkan cerita menarik.
Setelah kurang lebih 3 pekan berkeliaran dan meresahkan warga, akhirnya kedua jagoan neon ini berhasil dibekuk dan dilumpuhkan oleh personil Polres Sangihe.
Baca Juga : 3 Pekan Kabur Dari Lapas Tahuna, Dua Napi Dibekuk Polres Sangihe
Namun yang menarik setelah dua Napi ini tertangkap adalah kronogi pelarian mereka yang diungkapkan oleh Kalapas klas IIB Tahuna Suharno pada press release, Rabu (05/01) di kantor Lapas.
Baca Juga : Terjadi Lagi, 2 Orang Napi Kabur dari Lapas Tahuna
Menurutnya, penyebab larinya Napi ini akibat fasilitas di Lapas yang kurang memadai dan banyak yang rusak.
“Lapas tidak punya CCTV, tembok pun ada yang hanya 1,5 m bahkan ada gedung yang nempel di dinding Lapas serta pos pengamanan rusak berat,” imbuhnya.
(Ts)
