Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

DPRD Sangihe Segera Kaji Data Tanaman Disekitar Jaringan Listrik PLN Yang Bakal Dipangkas

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – PT. PLN (Persero) Up3 Tahuna akhirnya menepati kesepakatan dalam RDP bersama DPRD Sangihe pertanggal 5 (10/2021) lalu, untuk memasukan pemetaan data tanaman milik masyarakat yang dilalui jaringan listrik milik PLN.

Data pemetaan yang seyogianya menjadi tindak lanjut upaya bersama PT. PLN Tahuna dan DPRD Sangihe perihal pembersihan pohon didekat jaringan listrik melalui pendekatan persuasif kepada pemilik tanaman ini, masuk ke Setwan Sangihe pertanggal 29 Oktober 2021.

Hak ini disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Persidangan, Perundangan-undangan dan Humas Setwan Sangihe Ronal Lumiu ketika ditemui Lintasutara diruang kerjanya, Selasa (09/11/2021).

“Saat ini kami telah menerima dokumen tersebut dan akan segera mempelajarinya, dan sesuai rencana kerja kami (DPRD Sangihe) akan melakukan pendampingan kepada teman-teman PLN sesuai dengan Dapil masing-masing,” ujar Lumiu

Secara teknis lanjutnya, dokumen tersebut akan dibahas secara internal di DPRD seusai pembahasan APBD Sangihe, yang kemudian akan dilanjutkan dengan monitoring kewilayah-wilayah sesuai data pemetaan yang telah diserahkan.

Baca Juga : Masyarakat Kian Galau Pemadaman Listrik, DPRD Sangihe Pelototi Masalah PLN

“Untuk saat ini, kami masih berfokus kepembahasan APBD. Setelah itu, kami akan mengkaji kembali data ini untuk kemudian mengundang lagi teman-teman dari PLN untuk membahas strategi kedepan, terkait sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Sangihe Demsy Sumendap mengapresiasi PT. PLN UP3 Tahuna yang sudah menindaklanjuti hasil kesepakatan antara kedua instansi. Dirinya pun sudah siap untuk turun kelapangan, apalagi menyangkut kepentingan masyarakat.

“Kami sebagai Wakil Rakyat sudah siap untuk mendampingi, tinggal menunggu waktu yang ditetapkan danpun strateginya seperti apa. Hal ini sebenarnya tidak sulit, tinggal bagaimana faktor komunikasi dengan masyarakat yang harus terbangun dengan baik,” ucap Sumendap, sembari mengingatkan agar nanti, seusai pembersihan tidak ada lagi pekerjaan tambahan untuk masyarakat, seperti hasil pembersihan yang dibiarkan begitu saja.

Sekedar informasi, dalam RDP yang digelar awal oktober lalu, PT PLN UP3 Tahuna mengeluhkan kendala utama dalam sejumlah pemadaman listrik yang terjadi imbas tumbangnya pohon dan atau tanaman lain disekitar jaringan listrik.

Bahkan disebutkan jika persentasi permasalahan tersebut merupakan yang tertinggi, dibandingkan klasifikasi masalah lain seperti gangguan pada mesin pembangkit.

(Gr)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

LENTERA di Ujung Utara: Ketika Kejaksaan Hadir dengan Empati

Sangihe

Dini Hari Maut di Siau Timur: Begini Jumlah Korban Sementara

Sitaro

Duo Dalughu Taklukan Jalur Speed WR, Sabet Emas ke- 2 untuk...

Olahraga

Gubernur Sulut Tinjau Lokasi Banjir Bandang Sitaro

Sitaro

Terkini