SITARO, Lintasutara.com – Suksesi pemilihan Ketua Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) periode 2021- 2026 di Jemaat GMIST Sion Kalalung Resort Siau Timur berlangsung alot Sabtu (31/10).
Sesuai prediksi sejumlah pihak, pada akhirnya, calon Ketua Pemuda Sinode GMIST ini mengerucut pada dua nama; Wuatensemba Adriaan (Incumbent) dan pendatang baru penuh ‘nafsu bertarung’ Julian Pesik.
Julian Pesik pria tampan yang juga sebagai Camat Manganitu ini, awalnya digadang- gadang sebagai calon kuat dapat mematahkan determinasi yang dibangun incumbent selama ini.
Tidak hanya itu, dari bisik- bisik yang beredar untuk memuluskan langkah Pesik merebut posisi orang nomor satu anak muda GMIST disediakan karpet merah jaringan birokrasi baik melalui para Camat maupun alumni STPDN/ IPDN yang memegang jabatan agar mempengaruhi para pemilih (Voters).
Baca Juga : PGI Beri Apresiasi Sikap Tegas GMIST Terhadap Izin PT. TMS
Disisi lain, Wuatensemba Adrian pria yang disapa Jew dengan seribu pesona ini, tetap tampil tenang sambil mengokohkan determinasinya yang sudah mengakar dikalangan pemuda/pemudi GMIST selama periode pertamanya.
Alhasil, setelah perhitungan suara Adrian berhasil ‘memukul KO’ Pesik dan skor akhir Adriaan 36 sedangkan Pesik hanya mampu memperoleh sembilan suara dari 45 suara sah yang ada.
“Terima kasih atas penyertaan Tuhan, kami dimampukan melaksanakan agenda rapat kerja dan pemilihan pengurus Sinode Pemuda GMIST dengan segala dinamikanya untuk kemajuan pemuda,”
“Terima kasih untuk teman- teman boleh kembali memberikan kepercayaan dan tugas yang diamanahkan bagi saya pribadi, semoga kedepan kita dapat bersinergi mewujudkan pemuda GMIST bersahabat, melayani, agen perubahan dan jaya,” pungkas Wuatensembah Adriaan yang keseharian sebagai Kepala Sekolah SMPN 2 Tabukan Tengah usai suksesi penuh semangat.
(Ts)
