Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

TNI AL Kembali Gelar Serbuan Vaksinasi Maritim di Bitung

Terbit:

Manado, Lintasutara.com – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII menggelar serbuan vaksinasi Covid-19 dosis kedua bagi masyarakat maritim di pesisir Kota Bitung bertempat di PT Multi Nabati Sulawesi (MNS), Kelurahan Paceda, Madidir, Bitung. Sabtu (25/9/2021).

TNI AL bertekad menuntaskan program vaksinasi untuk memberikan herd imunity bagi masyarakat dalam pandemi Covid-19 ini.

Hal tersebut sesuai instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E, M.M dalam rangka memutus rantai penularan Covid-19.

Lantamal VIII mengerahkan Rumah Sakit TNI AL (Rumkital) dr. Wahyu Slamet Bitung dengan menurunkan 2 dokter umum, vaksinator dan puluhan tenaga kesehatan, serta prajurit Yonmarhanlan VIII sebagai pendukung pengamanan lokasi dalam serbuan vaksinasi yang diselenggarakan di perusahaan minyak sayur ini.

Baca Juga : LANTAMAL VIII Gelar Latihan Percepatan Penanggulangan Pandemi Covid-19 Melalui Serbuan Vaksin

Baca Juga:

Komandan Lantamal (Danlantamal) VIII Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, S.E. CFrA, menyampaikan vaksinasi harus terus berjalan, dan dituntaskan agar masyarakat sehat sehingga perekonomian tumbuh.

“Pada serbuan vaksinasi maritim di Bitung ini, Lantamal VIII Manado menargetkan 540 dosis, untuk karyawan PT MNS beserta keluarga, serta masyarakat sekitar Bitung,” ujarnya

Danlantamal juga menghimbau masyarakat walaupun sudah divaksin tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

(Ardy)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Kasus Dana Bencana Gunung Ruang Sitaro, Kajati Sulut: Saya Pastikan Ada...

Daerah

Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Kembali Diperiksa Kejati Sulut

Daerah

Refleksi Hari Kartini: Juita Baraming, Perempuan Sangihe yang Menata Harapan Lewat...

Sangihe

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Terkini