Sangihe, Lintasutara.com – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah perbatasan Kabupaten Kepulauan Sangihe, mengakibatkan sejumlah ruas jalan penghubung antar kecamatan diterjang tanah longsor dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, merilis titik bencana yang terjadi di Kabupaten berbatasan dengan Philipina ini.

Laporan Bencana Sementara oleh BPBD Sangihe Jumat (17/9) pukul 09.00 Wita
LONGSOR
- Kelurahan Lesa RT 5 Lingkungan 3
Longsor menimpa 1 rumah Keluarga Sahabaeng- Luminda.
Jalan Tahuna Manganitu lewat Tawali tertutup sebagian. Tidak ada korban jiwa badan jalan sedang dibersihkan oleh masyarakat dan TNI Polri.
- Jalan Tahuna Naha longsor 2 titik. Tidak ada korban jiwa. Menungu alat berat utk membuka longsoran
- Jalan Tahuna Manganitu longsor, tidak ada korban jiwa. Menunggu alat berat utk pembukaan jalan.

BANJIR
- Kel. Apengsembeka
Tidak ada korban warga mengungsi di gereja GMIST Imauel
- Kelurahan Sawangbendar.
Tidak ada korban sebagian warga mengungsi di gereja Imauel
- Soataloara 2 tidak ada laporan korba jiwa
- Tona 2 tida ada laporan korban jiwa
- Laine belum ada laporan korban jiwa

GELOMBANG PASANG
- Santiago gelombang masuk ke pemukiman
- Tidore gelombang masuk ke jalan dan pemukiman
- Teluk tahuna. Gelombang masuk ke jalan. Pelayaran kapal Merrit Teratai dan Kapal Cepat berlindung di pelabuhan Petta
(Ts)
