Kajari Manado Terima Uang Pengembalian Kerugian Negara

Manado, LintasUtara.com – Meskipun ditengah ‘hantaman’ pandemi COVID-19, tak menyurutkan semangat Kejaksaan Negeri Manado yang dikomandoi Maryono SH.MH terus melakukan penyidikan dan memerangi dugaan tindak pidana korupsi

Terbukti, Jumat (03/07/2020) Jaksa Zulhia merupakan penyidik Kejari Manado, menerima pengembalian kerugian negara sebesar Rp.274.317.000 (dua ratus tujuh puluh empat juta tiga ratus tujuh belas ribu rupiah).

Jaksa yang akrab disapa Dedek ini menerima pengembalian uang dari dua pihak, yaitu sebesar Rp.170.573.000., adalah penyidikan dugaan tipikor dalam pembayaran izin mendirikan bangunan/ IMB.

Juga sebesar Rp.103.744.000,. dari seorang anggota DPRD kota Manado periode 2014 -2019.

Maryono menyebutkan bahwa uang titipan tersebut pada hari itu juga disetorkan ke bank BRI Manado rekening Kejari Manado.

Ditambahkannya selain terus melakukan penyidikan dugaan tipikor di DPRD kota Manado penyidik Kejari Manado juga melakukan penyidikan dugaan penyimpangan dalam penerbitan IMB.

“Ditaksir nilainya mencapai milyaran rupiah yang diduga melibatkan pusat perbelanjaan atau mall- mall besar yg ada di kota Manado,”cetus Maryono yang dikenal akrab dengan awak media ini.

Pada kesempatan tersebut, Maryono  menghimbau agar para pihak yang terkait secara suka rela mengembalikan kelebihan pembayaran yang diterima pada para anggota DPRD 2014-2019.

“Bukan hanya itu, kekurangan bayar pajak IMB pada bangunan pusat perbenjaan besar atau mall-mall Manado juga kami memberikan himbauan ini,” tandas Maryono yang dikenal mengoleksi berbagai jenis batu akik.

Diketahui, Penyidik Kejari Manado terus melakukan penyidikan dengan cara-cara yang tidak menimbulkan keresahan dan dengan memperhatikan protokoler kesehatan.(YUD)

Ikuti Berita dan Informasi Terbaru dari Lintasutara.com di GOOGLE NEWS

Bagikan Artikel:

Artikel terkait

Terpopuler

BERITA TERKINI