Melonguane, Lintasutara.com — Seorang advokat muda di Kabupaten Kepulauan Talaud, Nofrian Maariwuth, SH., S.IP, mengaku mendapatkan pesan bernada ancaman dari seorang oknum polisi berpangkat perwira berinisial DM. Dugaan intimidasi itu terjadi melalui pesan WhatsApp pada Rabu (23/4/2025) dan Jumat (25/4/2025).
Awalnya, oknum DM mengomentari unggahan Facebook milik korban terkait permasalahan BPJS. Namun, komunikasi tersebut berlanjut ke pesan pribadi WhatsApp dengan nada yang mulai mengarah pada ancaman.
Dalam pesan yang diterima, oknum polisi DM diduga menulis, “Jangan se tunjung jago hukum deng kita, boleh bekeng pa orang lain mar jangan pa kita atau kita pe maitua untuk di plesetkan.”
Tak hanya itu, DM juga diduga menyampaikan ajakan berduel dengan kalimat, “Jangan banyak cerita nganakan laki-laki mari Jo cari tampa. Pas kita di Manado ini nanti kita cari pangana.” serta menambahkan, “Laki-laki banyak banyak mulu.”
Merasa terganggu dan terancam, advokat Nofrian bersama tim kuasa hukumnya berencana melaporkan DM ke Bidang Propam Polda Sulawesi Utara. Menurutnya, tindakan DM tidak mencerminkan perilaku seorang aparat penegak hukum yang seharusnya mengayomi masyarakat.
“Saya sudah diskusikan dengan rekan-rekan advokat. Kami akan menempuh jalur hukum agar institusi Polri tidak tercoreng oleh ulah segelintir oknum,” kata Nofrian kepada Lintasutara.com.
Dalam proses hukum ini, Nofrian akan didampingi oleh tiga kuasa hukum: Adv. Lefrando Samual, SH., MH (selaku ketua tim), Adv. Machelino C.N. Mewengkang, SH., M.Kn, dan Adv. Toar Komaling, SH.,
Adv. Litno Ambat, SH
Advokat Lefrando Samual menilai pesan yang dikirim DM sangat membahayakan kliennya.
“Sebagai anggota Polri, seharusnya bersikap profesional dan mengayomi masyarakat, bukan justru mengajak duel dengan kalimat yang tidak pantas. Ini sudah di luar nalar,” tegas Lefrando didampingi kawan- kawan.
Ia menambahkan, pihaknya sedang menyiapkan dokumen pelaporan dan akan segera menyampaikannya ke Divisi Propam Polda Sulut.
“Client kami merasa terganggu dan terancam. Karena itu, kami akan melaporkan hal ini agar ada tindakan tegas dari institusi terhadap yang bersangkutan,” tutup Lefrando.
Tangkapan Layar Pembicaraan DM dan Nofrian Maariwuth




(Penulis / Editor : Theodorus)
