Thungari Dorong 103 BCKS Sangihe Jadi Penggerak Perubahan Pendidikan

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com — Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Tahun 2026 Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi berakhir. Sebanyak 103 peserta dinyatakan lulus dan siap melangkah ke tahap berikutnya sebagai calon pemimpin satuan pendidikan.

Kegiatan tersebut ditutup langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Kamis (8/10/2026).

Penutupan turut dihadiri Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sulawesi Utara, para pengajar dan fasilitator dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Sangihe, serta seluruh peserta BCKS Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Thungari mendorong para calon kepala sekolah tidak berhenti pada status sebagai peserta yang telah menyelesaikan pelatihan. Mereka diharapkan mampu tampil sebagai penggerak perubahan pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.

Baca Juga:

Menurut Thungari, kepala sekolah memiliki posisi strategis dalam menentukan arah perkembangan sekolah. Karena itu, calon kepala sekolah harus memiliki kemampuan kepemimpinan, membangun kolaborasi dengan guru dan tenaga kependidikan, serta mampu menghadirkan perubahan yang berdampak bagi peserta didik.

Pesan tersebut menempatkan kelulusan BCKS bukan sebagai akhir dari proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam memimpin dan mengembangkan sekolah.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Sangihe, Jewaten Sembah Adriaan, mengatakan pelatihan BCKS merupakan bagian penting dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas kepemimpinan di lingkungan pendidikan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian pelatihan hingga selesai.

Menurut Jewaten, para peserta tidak hanya dibekali pengetahuan tentang kepemimpinan sekolah, tetapi juga dipersiapkan untuk mampu menghadapi berbagai tantangan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Harapan kami, setelah mengikuti seluruh proses ini, para calon kepala sekolah dapat membawa semangat perubahan ke sekolah masing-masing. Bukan hanya menjadi pemimpin secara administratif, tetapi benar-benar mampu menggerakkan guru, tenaga kependidikan dan peserta didik untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kebutuhan kepemimpinan pendidikan di Sangihe memiliki tantangan tersendiri sebagai daerah kepulauan. Karena itu, diperlukan kepala sekolah yang mampu melihat persoalan secara kontekstual, bekerja kolaboratif dan berani melakukan inovasi sesuai kebutuhan sekolah.

Pelatihan BCKS 2026 merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah dengan BGTK Provinsi Sulawesi Utara serta pengajar dan fasilitator dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Bagikan:

Artikel terkait

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Advertisement

Terpopuler

Breaking News: Thungari Kembali Lantik Pejabat, Sangihe Ketambahan Satu Badan

Sangihe

Bupati Sangihe Lantik 62 Pejabat, Ingatkan Sistem Kerja Melayani Bukan Dilayani

Sangihe

104 Guru Sangihe Ikuti Pelatihan BCKS, Disiapkan Jadi Pemimpin Sekolah

Sangihe

Sangihe Kirim Tiga Siswa SD ke OGN 2026 di Ternate

Sangihe

Final FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia-Thailand Sama Kuat Di Babak Pertama

Olahraga

Terkini